• Jelajahi

    Copyright © Media Online
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Fachrori, Pemprov Terus Jalin Komunikasi Dengan Perusahaan Karet

    JambarPost
    5/20/2020, 08:54 WIB Last Updated 2020-05-20T01:54:57Z

    Jambarpost.com, Jambi- Ditengah masa sulit, pandemi Covid-19 saat ini, Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum mengajak para pelaku usaha untuk bergotong royong bersama Pemerintah Provinsi (Pemrov) Jambi berpartisipasi dan berkontribusi mengurangi beban masyarakat yang terdampak Covid-19.

    Hal itu disampaikannya saat Pemberian Bantuan Paket Sembako  untuk Petani Produsen Karet, Pelepasan Sembako Bersubsidi untuk Kota Jambi dan Penyerahan 635 Paket Sembako dari Satgas Pangan Provinsi Jambi kepada Gubernur Jambi selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, di Lapangan Parkir Merah Biro Umum Setda Provinsi Jambi, Selasa (19/05/2020).

    Fachrori mengatakan, pemerintah terus berupaya melakukan imbauan mencega penyebaran Covid-19. "Kita harus optimis dan bergandengan tangan mengatasi wabah ini. Kita juga harus tetap produktif, tetapi harus disiplin menjalankan protokol kesehatan, menggalakkan pola hidup bersih dan sehat, selalu berdo'a semoga wabah ini cepat berakhir," ujar Fachrori.

    Fachrori menyatakan, Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang berkerja sama dengan Perum Bulog memberikan bantuan berupa 2.000 paket sembako bersubsidi untuk wilayah Jambi yang dijual dengan harga 35.000 terdiri dari beras 5 Kg, gula pasir 1 kg, minyak goreng 1kg, harga normalnya Rp85.000, pemerintah subsidi Rp50.000.

    Pada kesempatan ini Fachrori juga menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi terus melakukan komunikasi bersama pengusaha dan pimpinan perusahaan karet juga petani karet. Hasil diskusi tersebut, perusahaan karet tetap membeli karet petani dengan harga yang layak sesuai dengan mekanisme pasar yang berlaku.

    Sebelumnya, Ketua Gapkindo Jon Kenedi, SE,M.Sy menyampaikan, sebelum melaksanakan kegiatan ini, pihak Gapkindo sudah melakukan koordinasi dengan para pemangku kepentingan dari Pemerintah Provinsi Jambi, melalui Asisten II Sekda Provinsi Jambi dan Kepala dinas Disperindag Provinsi Jambi, maka Gapkindo dapat mengumpulkan beberapa petani sebagai perwakilan.

    "Kami dari Gapkindo Cabang Provinsi Jambi, dalam keadaan serba sulit saat ini, masih melaksanakan pekerjaan, pabrik masih kami buka, dengan ketentuan jam kerja sudah dikurangi, tidak seperti dulu lagi, tapi alhamdulilah kami sampai saat ini belum sampai merumahkan karyawan, apalagi PHK, hanya saja jam kerja sudah dikurangi, tapi masih berjalan dengan baik," ungkap Jon Kenedi. (**)
    Komentar

    Tampilkan