• Jelajahi

    Copyright © Media Online
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Tangis Haru Iringi Pentas Seni SD Negeri 224 Sijau, Siswa Kelas VI Dilepas Dan Guru Purna Tugas Dihormati

    JambarPost
    5/31/2026, 19:21 WIB Last Updated 2026-05-31T12:21:00Z

    Jambarpost.com, Bungo - Suasana haru dan penuh kebahagiaan mewarnai Pergelaran Pentas Seni Akhir Tahun Pelajaran 2025/2026 SD Negeri 224 Sijau, Kecamatan Rimbo Tengah, yang digelar pada Sabtu (30/5/2026). 

    Kegiatan yang menjadi agenda penutup tahun ajaran ini berlangsung meriah dan berkesan, sekaligus dirangkai dengan acara pelepasan siswa-siswi kelas VI serta perpisahan guru yang memasuki masa purna tugas, Poniman, S.Pd.


    Acara yang dihadiri oleh para guru, komite sekolah, orang tua siswa, dan masyarakat sekitar tersebut menjadi momentum istimewa bagi keluarga besar SD Negeri 224 Sijau.Berbagai penampilan seni dan kreativitas siswa ditampilkan dengan penuh semangat, mulai dari tari tradisional, tari kreasi, pembacaan puisi, drama, musik, hingga penampilan bakat lainnya yang berhasil memukau para tamu undangan.



    Selain menampilkan beragam pertunjukan seni, acara juga menjadi momen penting bagi siswa-siswi kelas VI yang secara resmi dilepas setelah menyelesaikan pendidikan dasar mereka. Dengan penuh haru, para siswa menerima ucapan selamat dan doa dari guru serta orang tua agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan meraih cita-cita yang diimpikan.


    Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa kelas VI atas semangat belajar dan prestasi yang telah ditorehkan selama menempuh pendidikan di SD Negeri 224 Sijau. Mereka diharapkan dapat menjadi generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, dan mampu membawa nama baik sekolah di masa mendatang.



    Suasana haru semakin terasa saat digelarnya prosesi perpisahan dan penghormatan kepada Ibu Poniman, S.Pd, yang resmi memasuki masa purna tugas setelah bertahun-tahun mengabdikan diri sebagai pendidik. Dedikasi, keteladanan, dan pengabdiannya dalam mendidik generasi bangsa mendapat apresiasi yang tinggi dari seluruh warga sekolah.


    Dalam prosesi tersebut, keluarga besar SD Negeri 224 Sijau memberikan penghargaan dan kenang-kenangan sebagai bentuk rasa terima kasih atas jasa dan pengabdian beliau selama menjalankan tugas sebagai guru. Banyak kenangan dan cerita yang telah terukir selama masa pengabdian beliau, menjadikan sosok Poniman, S.Pd sebagai figur yang dihormati dan dicintai oleh siswa maupun rekan sejawat.



    Suasana haru semakin terasa ketika Kepala SD Negeri 224 Sijau, Hermawati, S.Pd, secara langsung menyerahkan cendera mata kepada Ibu Poniman, S.Pd sebagai simbol penghormatan dan apresiasi atas dedikasi serta pengabdiannya yang panjang dalam dunia pendidikan.


    Penyerahan cendera mata tersebut berlangsung khidmat dan disaksikan oleh seluruh tamu undangan, dewan guru, siswa, serta orang tua yang hadir. Momen ini menjadi salah satu bagian paling emosional dalam rangkaian acara, menggambarkan eratnya ikatan kekeluargaan yang telah terjalin selama bertahun-tahun di lingkungan SD Negeri 224 Sijau.



    Dalam sambutannya, Hermawati, S.Pd menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas segala kontribusi yang telah diberikan oleh Ibu Poniman, S.Pd. Menurutnya, sosok beliau tidak hanya dikenal sebagai pendidik yang berdedikasi, tetapi juga sebagai teladan dalam sikap, kedisiplinan, dan pengabdian yang tulus kepada peserta didik maupun rekan kerja.


    “Atas nama keluarga besar SD Negeri 224 Sijau, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengabdian yang telah diberikan. Jejak langkah, ilmu, dan keteladanan yang Ibu tinggalkan akan selalu menjadi bagian dari sejarah dan perjalanan sekolah ini. Semoga masa purna tugas menjadi masa yang penuh kebahagiaan, kesehatan, dan keberkahan bersama keluarga,” ungkap Hermawati, S.Pd dengan penuh haru.



    Ucapan tersebut disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin. Tidak sedikit guru, siswa, dan orang tua yang tampak terharu menyaksikan momen penuh makna tersebut. Penyerahan cendera mata itu menjadi simbol penghormatan atas pengabdian seorang guru yang telah mencurahkan tenaga, pikiran, dan hatinya demi kemajuan pendidikan dan masa depan generasi bangsa.


    Selanjutnya, para guru dan siswa memberikan salam perpisahan serta doa terbaik kepada Ibu Poniman, S.Pd. Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti acara, menjadikan momen perpisahan tersebut sebagai kenangan indah yang akan selalu tersimpan dalam hati seluruh keluarga besar SD Negeri 224 Sijau.



    Momen penuh haru terlihat ketika para guru, siswa, dan orang tua memberikan salam perpisahan serta doa terbaik untuk beliau. Tidak sedikit yang menitikkan air mata sebagai ungkapan rasa hormat dan kehilangan atas berakhirnya masa pengabdian seorang guru yang telah banyak memberikan ilmu dan teladan.


    Kepala SD Negeri 224 Sijau Hermawati, S.Pd. dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pergelaran seni, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi, memberikan apresiasi kepada siswa, serta menghormati jasa para pendidik yang telah mengabdikan hidupnya untuk dunia pendidikan.


    “Hari ini menjadi momen yang sangat istimewa bagi keluarga besar SD Negeri 224 Sijau. Kita menyaksikan kreativitas anak-anak dalam pentas seni, melepas siswa-siswi kelas VI untuk melanjutkan perjalanan pendidikan mereka, dan sekaligus memberikan penghormatan kepada Ibu Poniman, S.Pd yang telah mengabdikan diri dengan penuh keikhlasan. 


    Semoga seluruh siswa meraih kesuksesan di masa depan dan Ibu Poniman senantiasa diberikan kesehatan serta kebahagiaan dalam menjalani masa purna tugas,” ujarnya.


    Pergelaran Pentas Seni Akhir Tahun Pelajaran 2025/2026 SD Negeri 224 Sijau pun berakhir dengan penuh kesan. Kebahagiaan, rasa bangga, dan haru berpadu menjadi satu, meninggalkan kenangan indah yang akan selalu dikenang oleh seluruh keluarga besar sekolah. 


    Acara ini menjadi bukti bahwa sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga rumah yang menumbuhkan bakat, membangun karakter, dan mempererat ikatan kekeluargaan yang kuat.(DidiJP)

    Komentar

    Tampilkan