• Jelajahi

    Copyright © Media Online
    Best Viral Premium Blogger Templates

    SDN 88/II Sungai Mengkuang Perkuat Pencegahan Perundungan, Siswa Diajak Bangun Persahabatan Sehat

    JambarPost
    9/29/2026, 16:09 WIB Last Updated 2026-09-29T09:09:50Z

    Jambarpost.com, Bungo — SDN 88/II Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, menggelar sosialisasi pencegahan perundungan atau bullying bagi peserta didik, Selasa (29/9/2026).


    Kegiatan tersebut mengangkat tema “Aku, Kamu, Bersahabat: Bersama Cegah Perundungan”dengan menghadirkan Dyah Puspaningrum sebagai narasumber. Sosialisasi ini menjadi salah satu langkah sekolah dalam membangun kesadaran siswa agar mampu mengenali, mencegah dan menyikapi tindakan perundungan sejak dini.



    Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya diberikan pemahaman mengenai pengertian perundungan, tetapi juga diajak mengenali berbagai bentuk perilaku yang dapat masuk dalam kategori perundungan, baik secara fisik, verbal maupun melalui tindakan pengucilan dan tekanan terhadap teman.


    Materi juga diarahkan pada pemahaman mengenai dampak perundungan. Tindakan yang dianggap sekadar bercanda, seperti mengejek fisik, memanggil teman dengan sebutan yang tidak disukai, mempermalukan, mengucilkan atau melakukan tindakan yang membuat teman merasa takut dan tidak nyaman, dapat memberikan dampak serius bagi korban.



    Dyah Puspaningrum mengajak para siswa untuk membangun pola pertemanan yang dilandasi sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan.


    Menurutnya, setiap anak memiliki karakter, kemampuan dan latar belakang yang berbeda. Perbedaan tersebut seharusnya menjadi bagian dari kekuatan dalam membangun persahabatan, bukan dijadikan alasan untuk merendahkan atau menyakiti teman.



    Melalui tema “Aku, Kamu, Bersahabat”, siswa juga didorong untuk memahami perannya masing-masing dalam mencegah perundungan.


    Tidak hanya siswa yang menjadi korban maupun pelaku yang memiliki peran, tetapi juga siswa yang mengetahui adanya tindakan perundungan. Mereka diharapkan tidak ikut menertawakan, menyebarkan atau membiarkan tindakan tersebut berlangsung.



    Para siswa juga diberikan pemahaman agar berani menyampaikan kepada guru apabila mengalami atau menyaksikan tindakan yang membuat seseorang merasa terancam, tertekan atau tidak nyaman.


    Kepala Sekolah: Sekolah Harus Menjadi Tempat yang Aman


    Kepala SDN 88/II Sungai Mengkuang, Ayunina, M.Pd, menyampaikan bahwa lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi seluruh peserta didik untuk belajar, bermain, berkembang dan membangun pertemanan.


    Dalam sambutannya, Ayunina mengajak seluruh siswa untuk menjaga sikap dalam berinteraksi dengan teman. Menurutnya, candaan yang dianggap biasa oleh seseorang belum tentu dapat diterima oleh orang lain.



    “Anak-anak semua adalah sahabat. Jangan sampai ada teman kita yang merasa takut atau tidak nyaman datang ke sekolah karena mendapat perlakuan yang tidak baik. Mari kita saling menghargai, saling menjaga dan menciptakan sekolah yang aman serta menyenangkan,” ujar Ayunina.


    Ia menegaskan bahwa pencegahan perundungan tidak dapat dibebankan hanya kepada pihak sekolah. Dibutuhkan kepedulian seluruh warga sekolah, termasuk guru dan peserta didik, untuk menciptakan budaya yang menolak segala bentuk kekerasan dan tindakan merendahkan sesama.



    Ayunina juga mengingatkan para siswa agar tidak memilih diam ketika menghadapi persoalan.


    “Kalau ada masalah, jangan dipendam sendiri. Jangan takut untuk bercerita kepada guru. Setiap persoalan bisa kita cari jalan keluarnya bersama,” pesannya.


    Bangun Budaya Sekolah yang Saling Menghargai


    Sosialisasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemahaman selama kegiatan berlangsung. Nilai-nilai yang disampaikan diharapkan dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik ketika berada di dalam kelas, lingkungan sekolah maupun saat berinteraksi dengan teman.


    Pencegahan perundungan juga diharapkan dapat memperkuat budaya sekolah yang mengedepankan empati, toleransi, persahabatan, komunikasi dan saling menghargai.


    Dengan kegiatan ini, SDN 88/II Sungai Mengkuang berupaya memastikan setiap peserta didik memiliki pemahaman bahwa sekolah bukan hanya tempat untuk memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga tempat belajar membangun karakter dan hubungan sosial yang sehat.


    Pesan “Aku, Kamu, Bersahabat: Bersama Cegah Perundungan” pun diharapkan menjadi komitmen bersama seluruh warga sekolah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, ramah dan bebas dari perundungan.(DidiJP)

    Komentar

    Tampilkan