• Jelajahi

    Copyright © Media Online
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Upaya Memaksimalkan Produk Tanaman Kelapa Sawit, BPP Kecamatan Rimbo Ilir Mengadakan Penyuluhan Di Desa Sumber Agung

    JambarPost
    12/27/2021, 13:20 WIB Last Updated 2021-12-27T06:20:24Z

    Jambarpost.com, Tebo- Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Rimbo Ilir, mengadakan penyuluhan bidang pemberdayaan masyarakat yaitu tentang pelatihan Budi Daya Tanaman Kelapa Sawit di Aula Kantor Desa Sumber Agung Kecamatan Rimbo Ilir, Senin (27/12/2021)


    Turut hadir pada penyuluhan ini
    Camat Rimbo Ilir Edi Sukarjo, SH, Babinsa Sertu Misnadi Koramil 416- 07/Rimbo Bujang Kodim 0416/Bungo Tebo, Kades Sumber Agung Muryadi, Babinkamtibmas Polsek Rimbo Ilir Bripka Hotler Panjaitan, Sekertaris Desa Sumber Agung Sugianto, S.Pd, Para Ketua Kelompok Tani yang ada di Desa Sumber Agung, dan tamu undangan lainnya.

    Pengisi materi Rita Dewi Gunanti, dan Suliman dari Balai Penyuluhan Pertanian Rimbo Ilir, seeta Lilik Liparsari PPL Desa Sumber Agung.

    Pemateri menyampaikan bidang pemberdayaan masyarakat yaitu tentang pelatihan budi daya kelapa sawit, seperti mulai dari penyiapan lahan, pemilihan bibit unggul, perawatan, pemupukan dan cara pemanenan yang baik.

    Dalam Sambutannya Kepala Desa Sumber Agung, Muryadi, A.Md mengatakan Budidaya tanaman kelapa sawit adalah salah satu usaha yang sangat menjanjikan dan sedang viral, serta banyak diminati masyarakat Indonesia. Hal ini dikarenakan kelapa sawit adalah komoditas utama sektor perkebunan di Indonesia yang memiliki nilai ekspor tinggi dalam bentuk CPO (Crude Palm Oil) dan PKO (Palm Kernel Oil). Selain itu tanaman kelapa sawit juga merupakan salah satu komoditas andalan Indonesia yang menjadi penyumbang terbesar devisa negara.

    Ia menambahkan, tanaman kelapa sawit yang ideal tidak hanya dilihat dari pertumbuhan tanamannya yang subur saja, akan tetapi kita juga harus memperhatikan kualitas dan produktivitas tanaman agar tumbuh maksimal dan menguntungkan seperti yang sudah dijelaskan di atas. Hal ini menjadi penting kita perhatikan karena jika kita tidak memperhatikan syarat tumbuh tanaman ini dengan baik, maka sudah dipastikan kita tidak akan memperoleh hasil yang maksimal. Tambahnya

    Di kesempatan yang sama Babinsa Sertu Misnadi, mengajak kepada peserta penyuluhan atau pelatihan untuk benar-benar serius menyimak pesan-pesan dari pemateri, sehingga nantinya pengetahuan dapat diterapkan dilapangan sebagai petani Sawit yang profesional.
     
    “Untuk menjadi petani Sawit yang profesional, tentunya harus mengikuti petunjuk dari Kelompok tani yang ada, dibawah pembinaan dan bimbingan tenaga ahli yaitu PPL Pertanian yang ada, jangan lupa mari kita tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujar Sertu Misnadi. (Ade)

    Komentar

    Tampilkan