• Jelajahi

    Copyright © Media Online
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Akibat Truk Batu Bara Macet Parah, Satlantas Sarolangun Tutup Jalur Jalan Arah ke Jambi

    JambarPost
    3/02/2023, 13:42 WIB Last Updated 2023-03-02T07:29:27Z

     

    jambarpost.com, Sarolangun, – Kemacetan panjang akibat truk batu bara terjadi di Jebak, Karmeo, dan Tembesi.

    Akibat macet panjang truk batu bara tersebut, Unit Satlantas Polres Sarolangun lakukan pengalihan jalan dari arah Sarolangun menuju Jambi.

    Kasat Lantas Polres Sarolangun, AKP Marsani menjelaskan, pihaknya menerima informasi dari Kasat Lantas Polres Batanghari bahwa terjadi kemacetan total.

    Untuk mengatasi itu, meminta unit Satlantas Sarolangun melakukan penutupan jalan sementara, dari arah Musirawas Utara, Bangko, Kerinci dan Sarolangun yang menuju ke Jambi.

    Kemudian para pengguna jalan akan diarahkan melewati jalan Bungo dan Tebo. 

    Hal itu dilakukan untuk mengatasi kemacetan yang terjadi sejak Selasa, 28 Februari 2023 kemarin siang, sekira pukul 13.00 WIB.

    “Jadi kita sarankan untuk pengguna jalan melewati jalur dari Bungo atau Tebo dan terus ke Jambi, kemacetan cukup parah sejak kemarin siang sampai sekarang masih macet total,” katanya, Rabu 1 Maret 2023.

    “Ini untuk semua kendaraan kita arah lewat Tebo, mulai dari mobil pribadi, travel, atau mobil angkutan barang,” tambahnya

    Ia menyebutkan, berdasarkan informasi terakhir yang diterima bahwa kemacetan sudah mencapai 5 kilometer. 

    “Itu informasi terakhir kita terima sekitar 5 kilometer, mungkin sekarang sudah lebih dari 5 kilometer,” ucapnya. 

    Diberitakan sebelumnya, emacetan parah masih terjadi d lintas di jalur Tembesi-Sarolangun, hingga Rabu 1 Maret 2023.

    Kemacetan parah tersebut sudah terjadi sejak Senin 27 Februari 2023 malam hingga pagi ini. Kendaraan yang lewat pun tidak bisa bergerak. Bahkan motor sekalipun.

    Kondisi kemacetan terjadi dua arah. Baik menuju Tembesi maupun menuju Sarolangun hingga berjam jam lamanya.

    Lalu lintas sangat padat dan tidak ada pergerakan sama sekali.

    “Tidak bisa lewat, salah satunya motor kami terjebak tidak bisa maju tidak bisa mundur,” kata seorang pengedara di dalam video yang diunggah akun instagram @Infobatanghari.

    Lalu apa penyebab macet parah ini? Tak lain dan tak bukan adalah akibat truk batubara yang menumpuk.

    Jalan yang macet tersebut didominasi truk batubara baik yang keluar dari tambang Desa Koto Boyo dan Sarolangun. 

    Satu di antara titik Kemacetan parah terjadi di Desa Karmeo sampai ke Desa Jebak.

    Penyebab kemacetan tersebut akibat curah hujan yang tinggi sehingga kantung parkir yang sudah disediakan, tidak memungkinkan untuk memakirkan kendaraan batubara.

    Kapolres Batanghari AKBP Bambang Purwanto mengatakan bahwa kantung parkir yang sudah disediakan tidak digunakan oleh supir batubara karena kantung parkir becek.

    “Sopir tidak berani parkir di kantung parkir karena pas masuk tanahnya lembut dan becek jadi mereka parkir di bahu jalan,” ujarnya, Rabu 1 Maret 2023.

    Selain, kondisi itu ada lagi dua truk terguling mengakibatkan arus lalu lintas menjadi terhambat.

    Sejauh ini, personel Satlantas Polres Batanghari yang melaksanakan piket sedang mengurai kemacetan.

    “Untuk Kendaraan muatan batubara yang berhasil kami tarik untuk sementara dimasukan ke kantung parkir yang tersedia, mengingat jam operasional angkutan batu bara,” katanya.

    “Tapi ini sudah dievakuasi oleh personel. Personel di unit Polsek setempat sudah berupaya untuk mengurai kemacetan,” bebernya.(hen)

    Komentar

    Tampilkan