• Jelajahi

    Copyright © Media Online
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Jangkat Terisolir, Akses Jalan Bangko-Jangkat Longsor Hingga 20 Meter

    JambarPost
    1/15/2024, 14:12 WIB Last Updated 2024-01-15T07:12:23Z


    Bangko JP– Akses jalan utama antara daerah Jangkat dan Bangko di Kabupaten Merangin Jambi tertimbun oleh material longsor. Akibat longsor itu, warga di daerah Jangkat terisolir lantaran akses jalan tak bisa dilalui.

    “Iya itu jalan satu-satunya penghubung jalan ke daerah Jangkat jika dari kawasan Bangko kini tak bisa dilalui karena jalan sudah tertimbun tanah longsor,” kata warga Bangko Jambi, Juanda, Sabtu (13/1/2024).

    Jalan poros utama antara dua daerah di Kabupaten Merangin Jambi ini tertimbun longsor sepanjang 20 meter. Jalan itu kini tak dapat dilalui baik kendaraan roda empat maupun roda dua.

    “Ini jalan satu-satunya jika mau menuju Kecamatan Jangkat Timur, lalu Kecamatan Jangkat, kemudian Kecamatan Lembah Masurai, dan Kecamatan Siau,” ujarnya.

    Longsor yang yang terjadi ini tepat di KM 62, di daerah Desa Koto Rami. Longsor ini tentunya sudah menutup seluruh badan jalan. Kejadian longsor ini juga dampak hujan deras yang terjadi di daerah itu.

    Saat ini kalau warga mau melintas, terpaksa warga harus bergotong royong angkat kendaraan roda dua mereka menggunakan kayu buat dipikul lantaran jalan sudah tak bisa dilalui,” jelasnya.

    Saat ini, warga masih berharap agar Pemda Kabupaten Merangin cepat tanggap dan menurunkan alat berat untuk membersihkan material longsor. Selain ini menjadi akses jalan utama, tentunya jalan ini merupakan jalan bagi warga desa di kecamatan itu untuk menjual hasil taninya ke daerah Bangko.

    “Kalau harapan kita saat ini minta Bupati merangin, melalui Dinas PUPR menurunkan alat berat lokasi sekarang. Ini akses jalan yang satu-satunya buat dilalui warga tidak ada lagi jalan lain,” kata Widian warga setempat.

    Sejauh ini, warga hanya bisa melintasi jalan itu dengan cara saling bergotong royong bahu membahu memikul kendaraan roda dua mereka. Material longsor yang sangat banyak juga membuat warga kesulitan untuk membersihkan dengan kondisi seadanya.

    Kita minta pemkab segera cepat tanggap, ini jalan satu-satunya yang bisa dilalui. Kami warga tak mungkin bisa membersihkan material longsor sebanyak ini dengan alat seadanya,” ujarnya.

    Selain longsor, tercatat pula di Kabupaten Merangin Jambi juga terjadi bencana banjir. Berdasarkan data Pemkab Merangin Jambi terdampak 10 kecamatan dan 25 Desa rumah masyarakat terendam banjir.

    Adapun Kecamatan yang terendam itu yakni Kecamatan Bangko, Batang Masumai, Muara Siau, Lembah Masurai, Bangko Barat, Pemenang Selatan, Tiang Pumpung, Pemenang Barat, Pemenang dan Jangkat.

    BPBD Kabupaten Merangin merilis dari dampak banjir itu rumah masyarakat yang terendam air hingga 1 meter hingga 1,5 meter.(hen)

    Komentar

    Tampilkan