BLANTERVIO103

Acung Jempol Buat Kejari Bungo, Tangkap Pelaku Korupsi Pupuk Subsidi

Acung Jempol Buat Kejari Bungo, Tangkap Pelaku Korupsi Pupuk Subsidi
2/13/2024

 

Jambarpost.com, Bungo - Tim Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Bungo Tetapkan inisal (Mj) Tersangka Tindak Pidana  Korupsi Dan Penyelewengan Pupuk Subsidi di Bungo.


Dari pemberitaan Media jambarpost.com sebelumnya  dugaan Penyelewengan Pupuk Subsidi di Kabupaten Bungo yang diduga tidak tepat sasaran juga penjualan di atas Harga Enceran Tertinggi (Het).

Pupuk Subsidi  bisa dibilang sangat penting bagi para petani di wilayah Kabupaten Bungo, Tujuan Pemerintah memberikan pupuk Subsidi dimaksudkan untuk meringankan beban petani agar bisa mengurangi biaya produksi Pertanian.

Manfaat lainnya yakni pemupukan berimbang dengan harga terjangkau, sehingga produksi dan produktivitas meningkat.

Lewat subsidi pula, Pemerintah memastikan bahwa pupuk subsidi  menjadi satu faktor penting penentu produksi Pertanian.

Dalam acara press Release yang dipimpin langsung Fadhila Maya Sari  S.H.M.Kn. kepala Kajari Bungo didampingi Kasi pidsus,Kasi Intel,Kasi Pidum, bertempat di kantor kejaksaan Negeri Bungo Selasa tanggal (13/02/2024) Dari hasil penyelidikan Tim Kejaksaan Negeri Bungo Berapa bulan yang lalu akhir nya Marjohan ditetapkan Tersangka dalam tindak Pidana korupsi dalam pengelolaan pupuk bersubsidi di kabupaten Bungo tahun 2022  pengencer toko Kurnia Tani berdasarkan alat bukti yang cukup penyidik telah menetapkan Marjohan sebagai tersangka

Tersangka merupakan pemilik toko Kurnia Tani, pengencer pupuk bersubsidi sekaligus petugas PPL dan juga sebagai ketua kelompok tani 

Tersangka merupakan pengencer pupuk bersubsidi di kabupaten Bungo pada tahun 2022 untuk petani yang ada dalam RDKK yang berada di sebelas 11dusun yang tersebar di kecamatan Rantau Pandan,dan kecamatan Muko Muko Bathin VII 

Modus operandi yang di lakukan tersangka adalah pupuk bersubsidi jenis NPK,Urea,SP-36,ZA dan organik dengan jumlah 824 Ton yang di tebus nya dari distributor PT BDMU dan CV Tani Subur kepada pihak yang tidak berhak tidak terdaftar pada RDKK berdasarkan ketentuan pupuk tersebut harus di jual di salurkan kepada petani yang berhak yang terdaftar dalam RDKK

Tersangka juga membuat dokumen penyaluran pupuk bersubsidi yang di jual kepada yang tidak berhak tidak terdaftar seolah olah besar, selain itu tersangka menjual pupuk bersubsidi jauh diatas harga Het 

Dari hasil perhitungan kerugian Negara oleh Auditor BPKP perwakilan provinsi Jambi perbuatan tersangka mengakibatkan kerugian keuangan Negara sejumlah Rp.2.599.116.204.82.

Berdasarkan alasan objektif dan subjektif serta untuk permudah proses tersangka yang sedang berlangsung maka tersangka Marjohan kita tahan di lapas Bungo 
Kepala kejaksaan Negeri Bungo juga menghimbau kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyaluran pupuk bersubsidi di kabupaten Bungo dalam penyaluran pupuk bersubsidi harus sesuai prinsip 6T karena pupuk subsidi sangat dibutuhkan untuk para petani

Kami juga meminta kepada masyarakat atau petani yang mengetahui atau yang mengalami bahwa ada oknum yang menyalahgunakan pupuk bersubsidi di kabupaten Bungo dapat menginformasikan kami di kejaksaan Negeri Bungo.tutur Fadhila Maya Sari.

Kepada Tim media jambarpost.com Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Bungo, Silfanus Rotua Simanullang, SH.MH menyampaikan terkait kasus  pupuk Subsidi di kabupaten Bungo  Tim penyidik Kejaksaan Negeri Bungo akan terus melakukan pengembangan 
 kepada para oknum oknum yang terlibat korupsi dan penyelewengan pupuk bersubsidi di kabupaten Bungo. (Edi)

Share This Article :
JambarPost

TAMBAHKAN KOMENTAR

7372650422351102218