Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung hasil revitalisasi sekolah yang telah dilaksanakan melalui anggaran tahun 2025, sekaligus memastikan berbagai program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di bidang pendidikan berjalan sesuai target, tepat sasaran, dan benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik serta masyarakat.
Dalam agenda tersebut, Wamendikdasmen didampingi Bupati Bungo dan Wakil Bupati Bungo. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Kepala SD Negeri 107/II Danau Buluh, Ikhsan, S.Pd., bersama dewan guru, ratusan siswa, komite sekolah, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang antusias menyambut kedatangan pejabat pemerintah pusat.
Turut hadir mendampingi, Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi M. Umar MY, S.E., M.M., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo Ir. Hj. Anna Lukita, unsur Forkopimda, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, kepala desa, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Setibanya di lokasi, Wamendikdasmen meninjau satu per satu fasilitas sekolah yang telah direvitalisasi. Ia melihat langsung kondisi ruang kelas, ruang guru, perpustakaan, fasilitas sanitasi, halaman sekolah, hingga sarana pendukung pembelajaran lainnya. Selain itu, ia juga berdialog dengan kepala sekolah, para guru, dan siswa guna mendengarkan secara langsung perubahan yang dirasakan setelah revitalisasi selesai dilaksanakan.
Dalam arahannya, Dr. Fajar Riza Ul Haq menegaskan bahwa program revitalisasi sekolah merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia. Menurutnya, pendidikan yang berkualitas harus diawali dengan tersedianya lingkungan belajar yang aman, nyaman, sehat, dan mampu mendukung proses belajar mengajar secara optimal.
Ia mengatakan, pemerintah tidak ingin ada lagi kesenjangan kualitas fasilitas pendidikan antara daerah perkotaan dan pedesaan. Oleh karena itu, pembangunan sekolah menjadi salah satu prioritas nasional yang terus didorong agar seluruh anak Indonesia memperoleh hak yang sama dalam mengakses pendidikan yang bermutu.
“Revitalisasi sekolah bukan hanya memperbaiki gedung atau mengganti fasilitas yang rusak. Tujuan utamanya adalah menghadirkan lingkungan belajar yang lebih layak sehingga peserta didik merasa nyaman belajar, guru semakin bersemangat mengajar, dan masyarakat memiliki kepercayaan yang tinggi terhadap sekolah,” ujar Wamendikdasmen.
Ia mengungkapkan bahwa hasil revitalisasi di SD Negeri 107/II Danau Buluh telah menunjukkan dampak yang positif. Salah satu indikator yang terlihat adalah meningkatnya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah tersebut.
“Tadi kita mendapatkan informasi langsung bahwa sebelum dilakukan revitalisasi jumlah peserta didik relatif sedikit. Namun setelah bangunan sekolah diperbaiki dan lingkungan belajar menjadi lebih baik, minat masyarakat meningkat. Ini membuktikan bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan memiliki dampak nyata terhadap kepercayaan masyarakat,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan sebuah program pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan fisik, tetapi juga dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, pemerintah akan terus melakukan evaluasi terhadap seluruh program pendidikan agar setiap anggaran yang dialokasikan mampu memberikan hasil yang optimal.
Selain meninjau bangunan sekolah, Wamendikdasmen juga menyempatkan diri berinteraksi dengan para siswa. Ia memberikan motivasi agar mereka terus semangat belajar, rajin membaca, menghormati guru dan orang tua, serta memiliki cita-cita yang tinggi demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
Suasana kunjungan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para siswa tampak antusias menyambut kedatangan Wamendikdasmen. Bahkan beberapa di antaranya berkesempatan berdialog dan berfoto bersama sebagai bentuk kedekatan pemerintah dengan dunia pendidikan.
Sementara itu, Kepala SD Negeri 107/II Danau Buluh, Ikhsan, S.Pd., mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah pusat terhadap sekolah yang dipimpinnya. Menurutnya, revitalisasi telah membawa perubahan besar terhadap kualitas lingkungan belajar maupun semangat seluruh warga sekolah.
Ia menjelaskan bahwa sebelum dilakukan revitalisasi, beberapa fasilitas sekolah sudah mengalami penurunan kondisi sehingga kurang optimal dalam menunjang proses pembelajaran. Namun kini, suasana belajar menjadi jauh lebih nyaman, aman, dan representatif.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan Pemerintah Kabupaten Bungo atas perhatian yang diberikan kepada sekolah kami. Revitalisasi ini bukan hanya memperbaiki bangunan, tetapi juga membangkitkan semangat guru dan siswa dalam melaksanakan proses belajar mengajar. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan agar sejalan dengan kepercayaan yang telah diberikan pemerintah,” ujar Ikhsan.
Ia menambahkan, meningkatnya jumlah peserta didik dalam beberapa waktu terakhir menjadi bukti bahwa masyarakat semakin yakin terhadap kualitas layanan pendidikan di SD Negeri 107/II Danau Buluh. Kepercayaan tersebut, katanya, menjadi motivasi bagi seluruh tenaga pendidik untuk terus memberikan pelayanan pendidikan terbaik.
Kunjungan kerja Wamendikdasmen RI ke Kabupaten Bungo ini juga menjadi bukti kuat sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jambi, dan Pemerintah Kabupaten Bungo dalam mempercepat pemerataan kualitas pendidikan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan sekolah-sekolah yang lebih maju, berkualitas, serta mampu mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Melalui program revitalisasi yang terus berlanjut, pemerintah berharap tidak hanya tercipta bangunan sekolah yang lebih baik, tetapi juga lahir budaya belajar yang semakin berkualitas, prestasi peserta didik yang terus meningkat, serta pemerataan akses pendidikan yang benar-benar dirasakan hingga ke pelosok daerah. Dengan demikian, cita-cita mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua dapat diwujudkan secara nyata sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. (DidiJP)






