Jambarpost.com, Tebo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo menyatakan tidak dapat melanjutkan kesiapannya sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Jambi yang dijadwalkan berlangsung pada 2027 mendatang.
Keputusan tersebut diambil di tengah kebijakan efisiensi anggaran serta penataan kembali kemampuan keuangan daerah. Dengan mempertimbangkan kondisi fiskal dan skala prioritas pembangunan, Pemkab Tebo memilih untuk tidak menjadi tuan rumah ajang keagamaan tingkat provinsi tersebut.
Meski demikian, keputusan Pemkab Tebo tidak akan mengganggu agenda pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Jambi 2027. Pemerintah Provinsi Jambi mengambil alih penyelenggaraan agar kegiatan tetap terlaksana sesuai jadwal.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Jambi, Amrulsyah, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Pemkab Tebo terkait perubahan status tuan rumah tersebut.
Hasil koordinasi menyepakati bahwa penyelenggaraan MTQ 2027 akan diambil alih oleh Pemerintah Provinsi Jambi dan dipusatkan di Kota Jambi.
“Pemda Tebo menyatakan tidak sanggup, untuk itu tuan rumah ini diambil alih oleh Pemprov Jambi. Maka dari itu, pada tahun 2027 mendatang MTQ akan kami laksanakan di Kota Jambi,” kata Amrulsyah, Kamis (10/9/2026).
Menurut Amrulsyah, penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi membutuhkan dukungan anggaran yang cukup besar. Kebutuhan biaya diperkirakan berada pada kisaran Rp5 miliar hingga Rp10 miliar, tergantung skala dan kebutuhan pelaksanaan.
Anggaran tersebut nantinya mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari pembangunan dan penyiapan arena perlombaan serta panggung utama, pemondokan para kafilah dari seluruh kabupaten/kota, konsumsi, transportasi lokal, hingga kebutuhan operasional dewan hakim.
“Memang untuk melaksanakan MTQ ini membutuhkan anggaran yang cukup besar. Perkiraannya sekitar Rp5 miliar sampai Rp10 miliar,” ujar Amrulsyah.
Dengan ditetapkannya Kota Jambi sebagai lokasi pelaksanaan, Pemprov Jambi mulai melakukan berbagai persiapan untuk memastikan seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat dipenuhi.
Pengalihan lokasi tersebut juga menjadi langkah untuk memberikan kepastian kepada seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi dalam mempersiapkan kafilah serta peserta terbaiknya untuk mengikuti MTQ 2027.
Pemprov Jambi diharapkan dapat mematangkan persiapan sejak dini, sehingga pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Jambi 2027 tidak hanya berjalan sesuai jadwal, tetapi juga mampu berlangsung tertib, meriah dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta.(DidiJP)
