Jambarpost.com, Tebo – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-48 Desa Karang Dadi, Kecamatan Rimbo Ilir, Kabupaten Tebo, Pemerintah Desa Karang Dadi menggelar Istighosah dan doa bersama, Sabtu malam (12/09/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat di GOR Desa Karang Dadi tersebut mengusung tema “Bersama dalam Do’a, Membangun Desa Karang Dadi yang Aman, Damai, dan Sejahtera.” Istighosah dan doa bersama dipimpin Ustadz Sutardi dan Ustadz Usman, serta diisi tausiyah oleh Ustadz Amin Musthofa.
Acara tersebut dihadiri Camat Rimbo Ilir Dwi Sarwo Widiatmoko, S.STP beserta istri, anggota DPRD Kabupaten Tebo Fahlevi, S.Pd.I, Kapolsek Rimbo Ilir IPTU Syarif Hidayatullah, SE yang diwakili Aipda Ajri Diantoro, Danramil yang diwakili Serka Ardi Hartanto, Kepala Desa Karang Dadi Suparjo, Sekretaris Desa Dwi Harjuno, Ketua BPD Suparno beserta anggota, santriwan-santriwati Ponpes Fathul Huda, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, warga, serta unsur Muspika Kecamatan Rimbo Ilir.
Ketua Panitia Hari Jadi Desa Karang Dadi ke-48, Feri Marwanto, S.IP, dalam sambutannya menyampaikan bahwa rangkaian peringatan hari jadi menjadi momentum untuk mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan Desa Karang Dadi selama 48 tahun.
Sebagai bagian dari rasa syukur, panitia menyiapkan 30 ingkung, satu nasi tumpeng, serta tiga pohon keberkahan dari Ponfes Fathul Huda yang diperuntukkan bagi masyarakat Desa Karang Dadi.
“Alhamdulillah, pada Hari Jadi ke-48 ini kita dapat melaksanakan berbagai kegiatan sebagai bentuk rasa syukur. Semoga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, rangkaian Hari Jadi ke-48 Desa Karang Dadi telah dimulai sejak Sabtu siang dengan kegiatan BKMT. Kemudian dilanjutkan malam harinya dengan istighosah, doa bersama dan tausiyah.
Sementara pada Minggu siang, akan dilaksanakan kegiatan Karang Taruna berupa silaturahmi dan pertandingan persahabatan dengan Desa Setiung, Blok G, Kabupaten Dharmasraya. Sedangkan pada malam harinya dilanjutkan dengan hiburan yang digelar Karang Taruna Desa Karang Dadi.
Sambutan Kepala Desa Karang Dadi Suparjo disampaikan Sekretaris Desa Dwi Harjuno. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa, masyarakat dan Karang Taruna yang telah memberikan dukungan, baik materi maupun tenaga, sehingga rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-48 dapat terlaksana.
Menurutnya, usia 48 tahun menjadi momentum penting bagi Desa Karang Dadi untuk terus bersyukur sekaligus melakukan pembenahan demi kemajuan Desa.
“Istighosah ini adalah wujud rasa syukur kita atas segala berkah yang diterima Desa selama hampir setengah abad ini. Kita mengetuk pintu langit bersama-sama agar Desa Karang Dadi ke depan semakin maju, aman, makmur, dan warganya selalu rukun,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Rimbo Ilir Dwi Sarwo Widiatmoko, S.STP, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Hari Jadi ke-48 Desa Karang Dadi. Ia mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan mengingat kembali perjuangan dalam membangun Desa.
“Ini pertama kali saya menghadiri HUT desa di Kecamatan Rimbo Ilir. Mudah-mudahan Desa Karang Dadi semakin maju dan berkembang,” katanya.
Camat mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga tiga hal penting, yakni kebersamaan, pembangunan dan generasi muda.
“Pertama, jaga kebersamaan dan semangat untuk membangun desa. Yang tua mari mengingatkan yang muda, dan yang muda menghormati serta menjaga kebersamaan,” pesannya.
Kedua, lanjutnya, masyarakat harus menjaga hasil pembangunan yang telah dibangun di desa karena seluruh fasilitas tersebut merupakan milik bersama.
“Yang ketiga, jaga generasi muda. Perkembangan teknologi semakin canggih. Jangan sampai generasi kita kehilangan arah dan tata krama dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita bersama-sama mengingatkan,” tegasnya.
Dwi berharap Desa Karang Dadi ke depan menjadi desa yang semakin aman, makmur dan sentosa. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Desa, pemerintah desa dan seluruh masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan desa.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz Amin Musthofa mengajak masyarakat untuk senantiasa bersyukur atas berbagai nikmat dan pembangunan yang telah diberikan Allah SWT melalui sinergi Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa Karang Dadi.
Ia menyebut berbagai pembangunan seperti lapangan, GOR, jalan produksi hingga masjid yang ada di Desa Karang Dadi merupakan bentuk kemajuan yang patut disyukuri dan dijaga bersama.
Ustadz Amin juga mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT serta menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat.
“Kemajuan sebuah Desa tidak hanya dilihat dari pembangunan fisiknya, tetapi juga dari keberkahan dan kebersamaan masyarakatnya. Lewat doa bersama ini, semoga Allah SWT menjauhkan desa ini dari segala bala dan bencana,” tuturnya.
Dengan dilaksanakannya istighosah dan doa bersama tersebut, masyarakat berharap usia ke-48 Desa Karang Dadi menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, menjaga hasil pembangunan serta bersama-sama mewujudkan desa yang aman, damai, sejahtera dan penuh keberkahan. (Ade)








