BLANTERVIO103

Hasil Autopsi Santri Tebo Meninggal Diduga Akibat Benda Tumpul

Hasil Autopsi Santri Tebo Meninggal Diduga Akibat Benda Tumpul
12/18/2023


Tebo JP– Salah satu peristiwa meninggal dunia salah satu santri di Tebo yang mondok di Pesantren Raudhatul Mujawwidin telah menemukan titik terang soal penyebab meninggalnya santri yang bernama Hairul Harahap (13).

Santri yang mondok di Pesantren Raudhatul Mujawwidin, Kecamatan Rimbo Bujang, Tebo. Menghembuskan nafas terakhirnya pada selasa, 14 November 2023 lalu.

Santri yang ditemukan meninggal tersebut merupakan warga Dusun Kumpul Rejo, Desa Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo.

Sebelumnya, penyebab meninggalnya santri simpang siur dengan beragam pendapat, salah satunya adalah Korban meninggal karena tersengat listrik.

Namun, kejanggalan yang terjadi atas meninggalnya santri tersebut terus ditelusuri oleh keluarga santri.

Salim harahap selaku ayah dari santri yang meninggal menemukan kejanggalan demi kejanggalan melalui kronologi dan penyampaian Pihak Ponpes yang simpang siur.

Apalagi saat santri atau anaknya meninggal komunikasi yang dilakukan ponpes tempak berbelit-belit.

Untuk itu, Salim harahap dan keluarga meminta anaknya dilakukan Autopsi, selain itu keluarga salim harahap yang meminta keadilan didampingi oleh Keluarga Muslim Batak Tebo (KMBT).

Kejanggalan meninggalnya putra dari Salim Harahap terbukti dengan adanya, hasil autopsi yang disampaikan Pardamean Ritonga dari pihak keluarga, Kamis (14/12/2023).

Mengenai kasus ini, salah satu informasi dari akun Tik Tok gugun samudra menyampaikan Konferensi Pers dari Keluarga korban dan diwakili pengurus Keluarga Muslim Batak Tebo, Postingan (16/12/2023).

Dalam kesempatan tersebut yang disampaikan oleh KMBT dan pihak keluarga adalah sebagai berikut:

” Hasil Autopsi telah keluarga dan kami terima dari Pihak Polres Tebo yang di ruangan penyidik, menyampaikan penyebab meninggalnya putra dari salim harahap dan di terangkan bahwa penyebab kematian bukan dari tersengat listrik, melainkan dari akibat benda tumpul. Dengan ini, Hasil Autopsi sudah sesuai dengan apa yang kami dan keluarga curiagai, kami juga meminta jangan lagi ada simpang siur di pemberitaan mengenai penyebab meniggalnya keluarga kami” Kata Pihak KMBT mendampingi salim harahap.

Selain itu, Pihak KMBT menyampaikan dalam konferensi persnya bahwa apa yang dilakukan oleh KMBT tidak ada unsur rasa kebencian dan membenci pihak manapun, pihak siapapun dan tidak ingin menjatuhkan organisasi apapun di Kabupaten Tebo.

Selain itu, KMBT menyampaikan bahwa apa yang dilakukan adalah untuk mencari kebenaran dan kami beserta keluarga ingin tahu penyebab meninggalnya putra dari salim harahap.

Selanjutnya, Kasus ini diserahkan sepenuhnya ke penyidik untuk mengungkap mengenai pelaku dan lainnya, yang menyebabkan Santri yang mondok berusia 13 Tahun harus meregang nyawa di Pesantren Raudhatul Mujawwidin.(ade)

Share This Article :
JambarPost

TAMBAHKAN KOMENTAR

7372650422351102218