• Jelajahi

    Copyright © Media Online
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Bentengi Pelajar dari Pengaruh Negatif, SMPN 2 Bungo Gandeng Polres Bungo Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba, Bullying, dan Geng Motor

    JambarPost
    7/27/2026, 14:41 WIB Last Updated 2026-07-27T07:41:37Z


    Jambarpost.com, Bungo – SMP Negeri 2 Bungo terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari pengaruh negatif. Sebagai langkah membentuk karakter peserta didik yang berintegritas, sekolah menggandeng Polres Bungo menggelar sosialisasi dan penyuluhan tentang bahaya narkoba, bullying, serta geng motor kepada seluruh siswa, Senin (27/07/2026).


    Kegiatan yang berlangsung di Halaman sekolah SMPN 2 Bungo ini menghadirkan Kasat Samapta Polres Bungo, Iptu Deki Junel Putra, S.H., M.M., sebagai narasumber. Dalam penyampaiannya, ia memberikan edukasi kepada para siswa mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkoba, bahaya tindakan perundungan (bullying), serta risiko hukum dan sosial akibat keterlibatan dalam aktivitas geng motor.



    Di hadapan ratusan siswa, Iptu Deki Junel Putra menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba dapat merusak kesehatan fisik dan mental, menurunkan prestasi belajar, memicu tindak kriminal, hingga mengakibatkan masa depan seseorang hancur karena harus berhadapan dengan proses hukum.


    Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa tindakan bullying, baik secara fisik, verbal, maupun melalui media sosial, dapat meninggalkan trauma berkepanjangan bagi korban. Dampaknya tidak hanya membuat korban kehilangan rasa percaya diri dan semangat belajar, tetapi juga dapat memicu gangguan kesehatan mental, depresi, bahkan dalam kasus tertentu mendorong korban melakukan tindakan yang membahayakan dirinya sendiri.



    Sementara itu, keterlibatan dalam geng motor dinilai sangat berbahaya karena sering berujung pada aksi balap liar, tawuran, penganiayaan, perusakan fasilitas umum, hingga kecelakaan lalu lintas yang dapat merenggut nyawa. Selain membahayakan diri sendiri dan orang lain, pelaku juga dapat dikenakan sanksi pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


    Iptu Deki Junel Putra mengajak seluruh siswa untuk menjadi generasi yang cerdas dalam memilih pergaulan, berani menolak ajakan yang mengarah kepada perbuatan melanggar hukum, serta mengisi waktu dengan kegiatan positif, seperti belajar, berolahraga, mengikuti organisasi sekolah, dan mengembangkan bakat yang dimiliki.



    Kepala SMPN 2 Bungo Ikhsan, S.Pd.I dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Polres Bungo atas kepeduliannya dalam memberikan pembinaan kepada para peserta didik. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting sebagai upaya pencegahan agar para pelajar memiliki pemahaman yang baik mengenai berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan mereka.


    “Kami berharap melalui sosialisasi ini seluruh peserta didik SMPN 2 Bungo semakin memahami bahaya narkoba, bullying, dan geng motor. Jadikan ilmu yang diperoleh hari ini sebagai bekal untuk menjaga diri, saling menghargai sesama teman, serta menjadi pelajar yang disiplin, berprestasi, berakhlak mulia, dan taat hukum. Kami juga berharap sinergi antara sekolah, orang tua, dan Polres Bungo terus terjalin dalam membina generasi muda agar terhindar dari berbagai bentuk kenakalan remaja,” harap Kepala SMPN 2 Bungo.



    Melalui kegiatan sosialisasi ini, SMPN 2 Bungo menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mencetak peserta didik yang unggul dalam bidang akademik, tetapi juga membangun karakter yang kuat, bertanggung jawab, serta memiliki kesadaran hukum. 


    Diharapkan para siswa mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan budaya saling menghormati, menjauhi narkoba, menolak segala bentuk bullying, serta tidak terlibat dalam aktivitas geng motor demi terciptanya lingkungan sekolah yang aman, damai, dan kondusif. (DidiJP)

    Komentar

    Tampilkan