• Jelajahi

    Copyright © Media Online
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Peringati Hari Jadi ke-48, Desa Sido Rejo Gelar Istighosah dan Doa Bersama Sekaligus Santuni Anak Yatim dan Piatu

    JambarPost
    9/19/2026, 22:05 WIB Last Updated 2026-09-19T15:34:07Z

    Jambarpost.com, Tebo – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-48, Pemerintah Desa Sido Rejo, Kecamatan Rimbo Ilir, Kabupaten Tebo, menggelar Istighosah, doa bersama, serta memberikan santunan kepada delapan anak yatim dan piatu, Sabtu malam (19/09/2026).


    Kegiatan yang berlangsung khidmat di GOR Desa Sido Rejo tersebut mengusung tema “Jadikan Desa Sido Rejo Menjadi Desa SENTOSA”, yang merupakan akronim dari Sehat, Enerjik, Nasionalis, Terampil, Objektif, Sejahtera dan Amanah.



    Ketua Panitia Hari Jadi ke-48 Desa Sido Rejo, Sularno, Kegiatan Istighosah dipimpin oleh Efendi, sementara tausiyah disampaikan Ustadz Amin Basori.


    Acara turut dihadiri Camat Rimbo Ilir Dwi Sarwo Widiatmoko, S.STP, Kapolsek Rimbo Ilir IPTU Syarif Hidayatullah, SE yang diwakili Aiptu Dadan Juanda, Danramil yang diwakili Babinsa Serka Toni Daryono, Kepala Desa Sido Rejo Untung Santoso, Sekretaris Desa Heri Susanto, SE, Ketua BPD Subeki, SP beserta anggota, Ketua BUMDes, Ketua Kopdes Merah Putih Wiyatno, S.IP, Santriwan-santriwati Ponpes Syifaul Qulub, Perangkat Desa, Ketua Karang Taruna Arsad Arifin, tokoh masyarakat, tokoh agama serta tamu undangan lainnya.



    Dalam sambutannya, Kepala Desa Sido Rejo Untung Santoso menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat, Pemerintah Desa, Karang Taruna dan seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan dukungan, baik tenaga maupun materi, sehingga rangkaian Hari Jadi ke-48 dapat terlaksana.


    “Di usia yang semakin bertambah, mari kita bersama-sama bergotong royong memajukan desa. Saat ini anggaran Dana Desa mengalami efisiensi, sehingga kita harus bersama-sama membangun dan memajukan desa. Kita juga wajib menghargai perjuangan para pendahulu yang telah membangun desa ini,” ujarnya.



    Untung menjelaskan, pembiayaan kegiatan Hari Jadi ke-48 tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Desa. Menurutnya, apabila potensi dan aset desa dikelola dengan baik, hasilnya dapat kembali dirasakan oleh masyarakat.


    Sebelumnya, Pemerintah Desa Sido Rejo juga telah menggelar turnamen bola voli antar-RT. Kegiatan tersebut mendapat antusiasme masyarakat dan dinilai menjadi wadah untuk menemukan bibit-bibit muda potensial di bidang olahraga.


    “Alhamdulillah, turnamen bola voli antar-RT berjalan dengan baik. Ternyata banyak bibit yang berpotensi untuk kemajuan olahraga di Desa Sido Rejo,” katanya.



    Ia menambahkan, peringatan Hari Jadi ke-48 menjadi momentum untuk mensyukuri perjalanan Desa Sido Rejo sekaligus melakukan evaluasi dan pembenahan demi kemajuan Desa.


    “Istighosah ini adalah wujud rasa syukur kita atas segala berkah yang diterima Desa selama hampir setengah abad. Kita mengetuk pintu langit bersama-sama agar Desa Sido Rejo ke depan semakin maju, aman, makmur dan masyarakatnya selalu rukun,” ungkapnya.

    Sebagai bagian dari rasa syukur, setiap RT turut menyiapkan dua ingkung, dengan total sebanyak 28 ingkung, serta satu nasi tumpeng.



    Untung juga menjelaskan, rangkaian Hari Jadi ke-48 Desa Sido Rejo akan dilanjutkan pada Rabu (23/09/2026) dengan kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), meliputi senam, pelayanan pajak dan SIM, pasar murah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta perlombaan nyanyi bersambung bagi ibu-ibu.


    Selanjutnya, pada Kamis (24/09/2026) malam, kegiatan akan ditutup dengan hiburan TRIWA yang digelar Karang Taruna Tunas Bangsa Desa Sido Rejo.



    Sementara itu, Camat Rimbo Ilir Dwi Sarwo Widiatmoko, S.STP, mengapresiasi pelaksanaan Hari Jadi ke-48 Desa Sido Rejo. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mengingat kembali perjuangan dalam membangun Desa.


    “Ini pertama kali saya menghadiri HUT desa di Kecamatan Rimbo Ilir. Mudah-mudahan Desa Sido Rejo semakin maju dan berkembang,” katanya.


    Dwi mengajak masyarakat untuk menjaga tiga hal penting, yakni kebersamaan, pembangunan dan generasi muda.



    “Pertama, jaga kebersamaan dan semangat untuk membangun desa. Yang tua mari mengingatkan yang muda, dan yang muda menghormati serta menjaga kebersamaan,” pesannya.


    Kedua, ia meminta masyarakat bersama-sama menjaga hasil pembangunan yang telah dibangun di desa, karena seluruh fasilitas tersebut merupakan milik bersama.


    “Yang ketiga, jaga generasi muda.Perkembangan teknologi semakin canggih. Jangan sampai generasi kita kehilangan arah dan tata krama dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita bersama-sama saling mengingatkan,” tegasnya.



    Dwi berharap Desa Sido Rejo ke depan semakin aman, makmur dan sentosa. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Desa, Pemerintah Desa dan seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan Desa Sido Rejo.


    “Mudah-mudahan Pemerintah Desa Sido Rejo dapat terus melayani masyarakat dengan amanah dan membawa desa ini semakin maju,” pungkasnya. (Ade)

    Komentar

    Tampilkan