Ajang bergengsi tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Tebo dan berlangsung selama dua hari, yakni pada 25–26 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menampilkan bakat di bidang modeling sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya melalui wastra batik Indonesia.
Keberhasilan Meyziel meraih posisi Juara 2 menjadi kebanggaan tersendiri bagi SDN 224 Sijau, keluarga, dan masyarakat Kabupaten Bungo. Penampilannya yang percaya diri, anggun, serta mampu membawakan busana batik dengan baik berhasil memikat perhatian dewan juri hingga mengantarkannya naik ke podium juara.
Tidak hanya membawa pulang trofi dan prestasi, Meyziel juga memperoleh Golden Ticket untuk mewakili daerah pada ajang Putra Putri Wastra Batik Indonesia Tingkat Nasional
yang dijadwalkan berlangsung pada 23–26 Oktober 2026.
Kepala SDN 224 Sijau, Hermawati, S.Pd, mengaku bangga atas pencapaian salah satu siswinya tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti bahwa siswa-siswi SDN 224 Sijau mampu bersaing di berbagai bidang, baik akademik maupun nonakademik.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih Meyziel. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan potensi dan berani berprestasi di tingkat yang lebih tinggi. Kami juga berharap Meyziel dapat memberikan hasil terbaik pada ajang nasional nanti serta mengharumkan nama Kabupaten Bungo dan Provinsi Jambi,” ujar Hermawati.
Prestasi ini menambah daftar keberhasilan yang telah diraih oleh siswa-siswi SDN 224 Sijau dalam berbagai kompetisi. Dengan dukungan sekolah, orang tua, dan masyarakat, diharapkan semakin banyak generasi muda Bungo yang mampu menorehkan prestasi hingga tingkat nasional. (DidiJP)


