Peninjauan dilakukan Gubernur Al Haris sesaat setelah tiba di Bandara Muara Bungo usai melaksanakan lawatan kedinasan di Jakarta. Didampingi sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Jambi dan jajaran pengelola bandara, Al Haris melihat langsung kondisi pembangunan serta kesiapan pekerjaan di lapangan.
Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Provinsi Jambi Muzakir, ST., MT., Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Provinsi Jambi Ir. Nasrul, S.T., M.T., Kepala Dinas Dukcapil Provinsi Jambi Edi Kusmiran, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ariansyah, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jambi Bustanul Aripin, S.E., M.E., serta Kepala Bandara Muara Bungo beserta jajaran dan sejumlah undangan lainnya.
Di lokasi, Gubernur Al Haris melihat aktivitas pekerja yang telah mulai mengerjakan pembangunan fasilitas tersebut. Pembangunan VIP Room ini merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas PUTR dengan nilai anggaran sekitar Rp2,6 miliar.
Menurut Al Haris, pembangunan fasilitas tersebut bukan sekadar menambah sarana di Bandara Muara Bungo, tetapi juga menjadi bagian dari peningkatan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat peran bandara sebagai salah satu simpul transportasi penting di wilayah Jambi bagian barat.
“Pembangunan VIP Room ini adalah komitmen pemerintah untuk menjadikan Bandara Muara Bungo semakin optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik, dan konektivitas wilayah,” ujar Al Haris.
Ia berharap keberadaan fasilitas VIP Room nantinya mampu memberikan pelayanan yang lebih representatif kepada tamu pemerintahan, pejabat, investor maupun masyarakat yang menggunakan fasilitas bandara.
Al Haris juga menilai peningkatan fasilitas bandara memiliki kaitan erat dengan upaya mendorong aktivitas ekonomi dan investasi di Kabupaten Bungo serta daerah-daerah lain di kawasan Jambi bagian barat.
“Dengan fasilitas yang semakin baik, kita berharap Bandara Muara Bungo dapat memberikan pelayanan yang lebih maksimal dan menjadi pintu gerbang bagi mobilitas masyarakat, pemerintahan maupun dunia usaha,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Provinsi Jambi Muzakir mengatakan pembangunan VIP Room tersebut telah masuk tahap pengerjaan pada tahun 2026. Pemerintah Provinsi Jambi mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,6 miliar untuk pembangunan fasilitas tersebut.
“Anggarannya Rp2,6 miliar. Pembangunannya sudah kita mulai dan insya Allah pada awal tahun 2027 fasilitas ini sudah bisa dimanfaatkan,” jelas Muzakir.
Muzakir menyebut pembangunan VIP Room juga mencerminkan sinergi antara Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Bungo dalam meningkatkan kualitas serta fungsi Bandara Muara Bungo.
Ke depan, pemerintah secara bertahap akan melengkapi berbagai fasilitas pendukung bandara sehingga keberadaannya tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga mampu memberikan dampak lebih besar terhadap konektivitas, investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Secara bertahap akan kita lengkapi semua fasilitas bandara. Insya Allah semua bisa tercapai. Dengan semangat kebersamaan, secara bertahap kita bangun,” pungkas Muzakir. (DidiJP)
