• Jelajahi

    Copyright © Media Online
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Camat Rimbo Ilir Ajak Siswa Tolak Aksi Balap Liar dan Geng Motor

    JambarPost
    8/24/2026, 16:28 WIB Last Updated 2026-08-24T09:28:13Z

    Jambarpost.com, Tebo– Camat Rimbo Ilir, Dwi Sarwo Widiatmoko, S.STP, mengajak para pelajar untuk menjauhi aksi balap liar dan tidak terlibat dalam kelompok geng motor. Ajakan tersebut disampaikan saat menjadi pembina upacara bendera di SMA Negeri 7 Tebo, Senin (24/08/2026).


    Upacara bendera rutin hari Senin tersebut diikuti oleh seluruh warga sekolah, dengan siswa kelas XII F4 bertugas sebagai petugas upacara.


    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Rimbo Ilir Dwi Sarwo Widiatmoko, S.STP, Kapolsek Rimbo Ilir Iptu Sarif Hidayatullah, S.E. beserta jajaran, serta Danramil 416-07 Rimbo Bujang yang diwakili oleh Babinsa Karang Dadi, Serka Ardi Hartanto.


    Dalam amanatnya, Camat Rimbo Ilir mengangkat tema “Menolak Aksi Balap Liar dan Geng Motor”. Ia mengingatkan para siswa agar menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.


    Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang harus selalu dipegang oleh para pelajar, yakni hormat dan berbakti kepada orang tua, menghargai guru serta ilmu yang diperoleh, dan menjaga diri sekaligus nama baik.

    Ia juga menyampaikan bahwa kenakalan remaja dapat bermula dari kebiasaan nongkrong tanpa mengenal waktu.


    Kebiasaan tersebut, katanya, dapat berujung pada berbagai perilaku negatif, seperti merokok, mengonsumsi minuman keras, hingga membuat keonaran.


    Selain itu, Camat Rimbo Ilir secara khusus mengingatkan para siswa mengenai bahaya aksi balap liar yang tidak hanya mengancam keselamatan pelakunya, tetapi juga pengguna jalan lainnya.


    “Balap liar bisa membahayakan diri sendiri, membahayakan orang lain, dan juga bisa mencederai pengendara lain,” ujarnya.


    Dwi Sarwo Widiatmoko juga menyoroti fenomena geng motor yang kerap melakukan aksi kebut-kebutan, membawa senjata tajam, serta mengganggu bahkan menyakiti masyarakat yang melintas.

    Ia mengingatkan para siswa agar tidak mudah terpengaruh dan ikut-ikutan dalam kelompok geng motor hanya demi mendapatkan pengakuan atau menunjukkan keberanian sebagai anak muda.


    “Jangan sampai hanya karena ingin diakui jiwa mudanya, kalian melakukan hal-hal tersebut dan akhirnya berhadapan dengan hukum,” tegasnya.


    Di akhir amanatnya, seluruh siswa diimbau untuk menolak aksi balap liar dan tidak terlibat dalam geng motor. Para pelajar diharapkan dapat mengisi masa muda dengan kegiatan-kegiatan positif, bermanfaat, serta membanggakan orang tua dan sekolah.


    Sementara itu, Kapolsek Rimbo Ilir Iptu Sarif Hidayatullah, S.E. turut memberikan himbauan kepada para siswa agar tidak terlibat dalam aksi balap liar maupun geng motor. Para siswa diingatkan untuk tidak mudah terpengaruh oleh ajakan teman yang dapat membawa mereka pada tindakan melanggar hukum.


    Kapolsek juga mengimbau para pelajar untuk menggunakan kendaraan secara tertib serta mematuhi aturan dan ketentuan lalu lintas yang berlaku.


    Dengan adanya himbauan dari unsur pemerintah kecamatan, kepolisian, dan TNI tersebut, diharapkan seluruh siswa SMA Negeri 7 Tebo mampu menjaga diri, menaati aturan, menghormati orang tua dan guru, serta mengisi masa muda dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat. 


    Penulis: Rista Paulina

    Komentar

    Tampilkan