Jambarpost.com, BUNGO – Kepedulian terhadap warga yang tengah tertimpa musibah kembali ditunjukkan Pangkalan Gerakan Pramuka SD Negeri 107/II Danau Buluh, Kecamatan Pasar Muara Bungo, Kabupaten Bungo.
Sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, pihak sekolah menggelar aksi penggalangan donasi untuk membantu warga Dusun Buat, Kecamatan Bathin III Ulu, yang menjadi korban musibah kebakaran.
Kegiatan penggalangan donasi tersebut dilaksanakan pada Sabtu (29/08/2026).di depan lingkungan SDN 107/II Danau Buluh. Aksi sosial ini dilaksanakan oleh jajaran majelis guru sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang sedang menghadapi cobaan.
Kebakaran tersebut mengakibatkan sejumlah rumah warga hangus dilalap api. Musibah itu tidak hanya menyebabkan kerugian material, tetapi juga membuat sejumlah keluarga kehilangan tempat tinggal dan harta benda yang mereka miliki.
Kondisi tersebut mendorong jajaran majelis guru SDN 107/II Danau Buluh untuk mengambil bagian dalam memberikan dukungan kepada para korban. Penggalangan bantuan dilakukan di depan lingkungan sekolah dengan melibatkan para majelis guru.
Meski sederhana, aksi tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap sesama. Bantuan yang berhasil dihimpun nantinya diharapkan dapat disalurkan kepada warga terdampak untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka pascakebakaran.
Kegiatan sosial ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari. Semangat cinta alam dan kasih sayang sesama manusia, kepedulian, solidaritas serta gotong royong menjadi nilai yang terus digaungkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
Kepala SDN 107/II Danau Buluh, Ikhsan, S.Pd., mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian pihak sekolah terhadap masyarakat yang sedang menghadapi cobaan.
Menurutnya, ketika bencana terjadi, kepedulian dan kebersamaan menjadi kekuatan penting untuk membantu para korban melewati masa sulit.
“Mari kita bersama-sama menunjukkan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Bantuan sekecil apa pun yang diberikan dengan ikhlas tentu sangat berarti bagi mereka,” ujar Ihksan.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban keluarga korban sekaligus memberikan semangat agar mereka dapat kembali bangkit dan menata kehidupan setelah kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat kebakaran.
Pihak sekolah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak menutup mata terhadap kondisi para korban. Menurutnya, kepedulian tidak selalu harus diwujudkan dalam jumlah besar, tetapi dapat dimulai dari keikhlasan dan kemauan untuk berbagi.
Aksi penggalangan donasi tersebut menjadi gambaran bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan di tengah masyarakat. SDN 107/II Danau Buluh berharap langkah kecil yang dilakukan di lingkungan sekolah itu dapat mengetuk hati lebih banyak pihak untuk turut membantu warga Dusun Buat yang sedang membutuhkan uluran tangan.
Di tengah musibah, kepedulian adalah harapan. Dan dari kepedulian yang dilakukan bersama, beban para korban diharapkan menjadi lebih ringan. (DidiJP)





