• Jelajahi

    Copyright © Media Online
    Best Viral Premium Blogger Templates

    37 Tahun Hidup dalam Gelap, 86 KK Rantau Palimbang Akhirnya Bersiap Menikmati Listrik

    JambarPost
    9/03/2026, 08:54 WIB Last Updated 2026-09-03T01:54:32Z

    Jambarpost.com, BANGKO – Penantian panjang warga RT 08 Dusun Rantau Palimbang, Desa Rantau Limau Manis, Kecamatan Tabir Ilir, Kabupaten Merangin, untuk mendapatkan penerangan listrik akhirnya menemui titik terang.


    Setelah sekitar 37 tahun hidup tanpa jaringan listrik, sebanyak 86 Kepala Keluarga (KK) di wilayah tersebut dalam waktu dekat akan menikmati aliran listrik.


    Kabar menggembirakan itu disampaikan Bupati Merangin H M Syukur saat menerima sejumlah tamu di rumah dinasnya, Rabu malam (2/9/2026).


    Menurut Bupati, proses pembangunan jaringan listrik mulai bergerak. Tiga unit truk pengangkut tiang listrik dari Palembang telah tiba di lokasi, sementara dua truk lainnya dijadwalkan menyusul.


    “Alhamdulillah, malam ini sudah tiba tiga mobil truk membawa tiang listrik dari Palembang. Besok akan datang lagi dua truk,” kata H M Syukur.


    Ia menjelaskan, tiang-tiang tersebut akan segera dipasang berikut jaringan kabelnya. Dengan demikian, rumah warga di RT 08 Dusun Rantau Palimbang diharapkan tidak lama lagi dapat menikmati penerangan listrik.


    Bupati menegaskan, masuknya listrik ke kawasan tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat yang selama puluhan tahun harus menjalani aktivitas malam hari tanpa penerangan dari jaringan listrik negara.


    Kepala Desa Rantau Limau Manis, Aswani, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Bupati Merangin serta seluruh pihak yang ikut memperjuangkan hadirnya jaringan listrik di wilayah tersebut.


    Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada PLN ULP Bangko, PLN UIW S2JB UP3 Muara Bungo, Camat Tabir Ilir, BPD, serta masyarakat yang turut mendukung proses tersebut.


    “Terima kasih kepada Pak Bupati dan seluruh pihak yang telah ikut memperjuangkan listrik untuk warga RT 08. Ini menjadi kabar yang sangat menggembirakan bagi masyarakat,” ujar Aswani.


    Menurutnya, keberadaan listrik nantinya tidak hanya memberikan penerangan bagi rumah-rumah warga, tetapi juga sejumlah fasilitas umum. Di antaranya SD Negeri 313, satu unit PAUD, madrasah, mushola, Rumah Singgah Hutan Adat Kuto Hayo, serta pendopo di pemakaman umum.


    Jaringan listrik menuju RT 08 tersebut akan ditarik dari gardu yang berada di RT 09 Dusun Rantau Palimbang. Pembangunan jaringan diperkirakan memiliki panjang sekitar tiga kilometer dengan kebutuhan sekitar 45 tiang listrik.


    Secara geografis, RT 08 Dusun Rantau Palimbang berbatasan langsung dengan Desa Sumber Mulyo di kawasan Unit 5 eks transmigrasi Kuamang Kuning, Kabupaten Bungo. Dari wilayah tersebut, jaraknya diperkirakan sekitar enam kilometer menuju perbatasan Kabupaten Bungo.


    Kebahagiaan atas segera masuknya listrik juga dirasakan Kepala Dusun Rantau Palimbang, Haris. Ia bahkan melakukan sujud syukur setelah mendengar kabar tersebut.


    “Terima kasih Pak Bupati,” ucap Haris dengan penuh haru.


    Kebahagiaan serupa turut dirasakan Ketua RT 08 Madi dan anggota BPD Rantau Limau Manis, Sahrul. Keduanya tak mampu menyembunyikan rasa haru setelah puluhan tahun warga menanti hadirnya penerangan listrik.


    Bagi masyarakat RT 08, hadirnya listrik bukan sekadar membuat rumah menjadi terang. Lebih dari itu, listrik akan membuka kesempatan bagi anak-anak untuk belajar dan mengaji pada malam hari dengan lebih nyaman, sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh informasi melalui berbagai perangkat elektronik.


    Setelah puluhan tahun berada dalam gelap, warga RT 08 Rantau Palimbang kini tinggal menunggu jaringan listrik selesai dipasang dan harapan baru itu benar-benar menyala.(DidiJP)

    Komentar

    Tampilkan