• Jelajahi

    Copyright © Media Online
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Bupati Hurmin Bawa Sarolangun Masuk 10 Besar Jamsostek Award 2026 Tingkat Nasional

    JambarPost
    10/21/2026, 21:42 WIB Last Updated 2026-10-21T14:42:54Z


    Jambarpost.com, Sarolangun – Pemerintah Kabupaten Sarolangun kembali menorehkan prestasi di bidang perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Setelah meraih Juara I kategori pemerintah kabupaten/kota tingkat Provinsi Jambi pada Jamsostek Award 2026, kini Sarolangun berhasil masuk dalam nominasi 10 besar tingkat nasional sebagai perwakilan wilayah Sumatera.



    Pencapaian tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Sarolangun dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat pekerja, baik di sektor formal maupun informal.



    Bupati Sarolangun, H. Hurmin, hadir langsung dalam tahapan wawancara tingkat nasional Jamsostek Award 2026 yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan di Pullman Jakarta Indonesia Thamrin CBD, Jalan M.H. Thamrin No. 59, Jakarta Pusat, pada 14 Oktober 2026.



    Jamsostek Award, yang sebelumnya dikenal dengan nama Paritrana Award, merupakan bentuk apresiasi terhadap pemerintah daerah dan berbagai pihak yang dinilai memiliki komitmen serta kontribusi nyata dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.



    Dalam tahapan wawancara tersebut, Bupati Hurmin memaparkan berbagai langkah strategis yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Sarolangun untuk meningkatkan cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan.



    Menurut Hurmin, masuknya Sarolangun dalam nominasi 10 besar nasional menjadi kesempatan penting untuk menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada para pekerja.



    “Melalui wawancara ini, Pemerintah Kabupaten Sarolangun berkesempatan memaparkan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujar Hurmin.



    Ia menjelaskan, pemerintah daerah terus mendorong percepatan Universal Coverage Jamsostek (UCJ) melalui penguatan sinergi bersama BPJS Ketenagakerjaan dan seluruh pemangku kepentingan.



    Langkah tersebut dilakukan agar semakin banyak pekerja memperoleh jaminan perlindungan sosial, terutama mereka yang bekerja di sektor informal dan kelompok pekerja rentan yang memiliki risiko dalam menjalankan aktivitas pekerjaannya.



    “Kami mengikuti wawancara nasional Jamsostek Award 2026 ini sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sarolangun dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja, baik di sektor formal maupun informal,” katanya.



    Hurmin juga mengharapkan dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Sarolangun agar daerah yang dipimpinnya dapat meraih hasil terbaik dalam ajang penghargaan tingkat nasional tersebut.



    Ia menegaskan, upaya memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan akan terus menjadi perhatian pemerintah daerah melalui kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dan berbagai pihak terkait.



    “Kami akan terus memperkuat sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan dan seluruh pemangku kepentingan agar semakin banyak pekerja mendapatkan perlindungan, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat,” tegasnya.



    Dalam kegiatan tersebut, Bupati Hurmin didampingi Sekretaris Daerah Sarolangun, Ir. Muhammad Arief, RH, MUM; Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sarolangun, H. Juddin, S.Ag., M.Pd.I; Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Palembang, Kuncoro Budi Winarno; Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bungo, Julianto Sari Maruli Tua Marpaung; serta Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sarolangun, Dika Arisetiawan.



    Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sarolangun, Dika Arisetiawan, menjelaskan bahwa Jamsostek Award merupakan bentuk penghargaan atas komitmen dan kontribusi pemerintah kabupaten/kota dalam memperkuat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat di wilayah masing-masing.



    Menurut Dika, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas upaya yang telah dilakukan pemerintah daerah, tetapi juga menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.



    Perhatian khusus, lanjutnya, perlu diberikan kepada pekerja rentan, pekerja sektor informal, serta masyarakat yang menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun risiko sosial ekonomi lainnya dalam menjalankan pekerjaannya.



    Ia menambahkan, peran pemerintah daerah sangat penting dalam memperluas cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui kebijakan yang tepat, koordinasi lintas sektor, serta pengalokasian anggaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.



    “Melalui dukungan kebijakan, koordinasi lintas sektor, serta pengalokasian anggaran sesuai ketentuan, pemerintah daerah dapat mendorong semakin banyak pekerja memperoleh perlindungan jaminan sosial,” ujar Dika.



    Masuknya Kabupaten Sarolangun dalam nominasi 10 besar nasional Jamsostek Award 2026 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan perlindungan ketenagakerjaan yang lebih luas dan merata.



    Capaian tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan, sehingga semakin banyak pekerja di Kabupaten Sarolangun mendapatkan perlindungan dan memiliki jaminan dalam menjalankan pekerjaannya.(DidiJP)

    Komentar

    Tampilkan