• Jelajahi

    Copyright © Media Online
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Harga Cabai di Bungo Berangsur Turun

    JambarPost
    7/20/2022, 11:32 WIB Last Updated 2022-07-20T04:32:44Z

     


    Jambarpost.com, Bungo – Setelah beberapa waktu harga cabai melambung tinggi, Minggu 17 Juli 2022, terpantau harga cabai di beberapa pasar di Kabupaten Muarabungo alami penurunan.

    Seorang pedagang di Pasar Atas Muarabungo, Erwin (50), harga cabai merah diberandol harga Rp 80 ribu dari sebelumnya Rp 100 ribu.

    “Kalau untuk cabai rawit setan masih Rp 100 ribu dan cabai hijau Rp 70 ribu,” kata Erwin.

    Sementara untuk harga bawang merah berkisar Rp 48 hingga Rp 50 ribu per kilogramnya.

    Harga ini turun dari sebelumnya Rp 60 ribu hingga Rp 55 ribu per kilogram. 

    “Tapi permintaan bawang merah dan cabai juga belum mengalami peningkatan,” kata dia. 

    Meski begitu dia memastikan, harga cabai akan stabil kedepannya. Kenaikan harga cabai beberapa waktu lalu, kerap terjadi jelang hari besar keagamaan.

    “Berkaca dari Idul Adha lalu, harga cabai menyentuh angka Rp 150 ribu per kilogram,” kata dia.

    “Tapi memang kalau untuk cabai, harga naik atau turun, permintaan cabai tetap jalan. Soalnya orang butuh,” timpalnya. 

    Sebelumnya, harga cabai merah di Muarabungo kembali terpantau meroket, hingga mencapai Rp 150 ribu/kg-nya.

    Hal ini membuat, pedagang maupun pembeli mengeluh.  Rosmini (58), warga Rajawali mengaku tak habis pikir harga cabai tak kunjung turun.

    Sebelumnya kata dia, per kilogramnya cabai merah seharga Rp 100 ribu. Tentu dengan kenaikan harga cabai, tak sebanding dengan pendapatan warga.

    “Belum lagi harga sawit yang anjlok,” kata dia.

    Termasuk untuk mencari cabai, Rosmini mengaku juga cukup sulit. Pasalnya, banyak pedagang yang tak mau menyetok begitu banyak cabai.

    “Pemerintah cepat turun tangan lah. Dari Tomat dan sayuran lainnya hingga cabai naik harganya, gimana kita bisa mengatur keuangan rumah tangga saat ini, semuanya mahal. Saya meminta kepada Pemerintah, untuk segera mengatasi hal ini,” harapnya.(edi)

    Komentar

    Tampilkan