Jambarpost.com, Bungo – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana kembali ditunjukkan oleh PT. BMM melalui aksi sosial penyaluran bantuan sembako kepada warga korban banjir di Kecamatan Bathin II Babeko, Kabupaten Bungo. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk nyata tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus wujud empati kepada masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan akibat bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah dalam beberapa hari terakhir.
Curah hujan yang tinggi menyebabkan debit air sungai meningkat dan merendam beberapa desa di Kecamatan Bathin II Babeko. Akibatnya, aktivitas masyarakat menjadi terganggu, mulai dari akses transportasi, kegiatan ekonomi, hingga kebutuhan sehari-hari warga yang terdampak banjir.
Melihat kondisi tersebut, PT. BMM bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan kepada desa-desa penyangga perusahaan yang terdampak cukup parah, yakni Desa Tanjung Menanti, Desa Babeko Dalam, dan Desa Tuo Sepunggur. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat selama masa tanggap darurat banjir berlangsung.
Pada kegiatan yang dilaksanakan Kamis, (21/05/2026),penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Management PT. BMM melalui Pemerintah Kecamatan Bathin II Babeko dan diterima secara resmi oleh Camat Bathin II Babeko, Ibu Yunita Ramadhani, S.ST. Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung penuh kebersamaan dan rasa solidaritas, serta turut disaksikan oleh Kapolsek Bathin II Babeko AKP Yan Efendi, S.H, Kepala Puskesmas Babeko, perangkat dusun, dan masyarakat setempat.
Dalam kegiatan sosial tersebut, PT. BMM menyerahkan bantuan berupa:
- 60 dus mie instan
- 90 sak beras
Bantuan sembako itu disambut antusias oleh masyarakat yang saat ini tengah menghadapi kondisi sulit akibat banjir yang merendam rumah warga dan menghambat aktivitas harian mereka. Selain kerugian material, banjir juga berdampak terhadap pendapatan masyarakat yang sebagian besar bergantung pada aktivitas kebun, pertanian, dan pekerjaan harian lainnya.
Management PT. BMM menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk selalu hadir bersama masyarakat, terutama dalam kondisi darurat dan bencana alam. Perusahaan menilai bahwa hubungan baik dengan masyarakat harus terus dijaga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
Humas PT. BMM, Bapak Sinaga, mengatakan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian dan empati perusahaan terhadap masyarakat terdampak banjir di wilayah sekitar operasional perusahaan.
“PT. BMM berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir. Kami memahami bahwa dalam situasi seperti ini masyarakat membutuhkan perhatian dan dukungan bersama. Karena itu, perusahaan hadir sebagai bagian dari kepedulian sosial kepada warga di sekitar wilayah operasional,” ujar Sinaga.
Ia juga menambahkan bahwa PT. BMM akan terus berupaya menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat melalui berbagai program sosial dan kegiatan kemanusiaan yang berkelanjutan.
“Bantuan ini bukan hanya sekadar penyaluran sembako, tetapi juga bentuk kebersamaan dan kepedulian perusahaan kepada masyarakat. Kami berharap kondisi segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Bathin II Babeko, Yunita Ramadhani, S.ST., mewakili masyarakat terdampak menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada PT. BMM atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada warga.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT. BMM atas kepedulian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak banjir di wilayah Kecamatan Bathin II Babeko. Bantuan ini tentu sangat berarti bagi masyarakat yang saat ini sedang menghadapi musibah banjir,” ungkapnya.
Ucapan terima kasih juga datang dari masyarakat dan perangkat dusun yang hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka berharap sinergi dan hubungan baik antara perusahaan dengan masyarakat dapat terus terjalin demi mendukung pembangunan sosial dan kemanusiaan di wilayah sekitar perusahaan.
Melalui aksi sosial ini, PT. BMM kembali menunjukkan komitmennya sebagai perusahaan yang tidak hanya fokus pada kegiatan operasional, tetapi juga peduli terhadap kondisi sosial masyarakat di sekitar wilayah kerjanya. Kehadiran perusahaan di tengah masyarakat saat terjadi bencana menjadi bukti nyata bahwa nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial masih terus dijaga dengan baik.
Bantuan yang diberikan diharapkan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama masa pemulihan pasca banjir. Di tengah situasi sulit yang dihadapi warga, dukungan dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha, menjadi bentuk solidaritas dan dukungan moral yang sangat berarti bagi masyarakat terdampak.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, masyarakat berharap kondisi banjir segera surut dan aktivitas warga dapat kembali berjalan normal seperti sediakala.(DidiJP)


