• Jelajahi

    Copyright © Media Online
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Diduga Ada 'Main Mata', Peserta Lelang Bakal Sanggah Keputusan ULP

    JambarPost
    7/02/2022, 17:10 WIB Last Updated 2022-07-02T10:19:48Z

     

         Poto: Ilustrasi  proyek pipa

    Jambarpost.com, Merangin- Sejumlah peserta lelang proyek pipa atau penyaluran air bersih kerumah warga dibuat gerah dengan pengumuman lelang oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Merangin.

    Hal ini terungkap setelah panitia lelang mengumumkan pemenang Lima dari Enam paket pipa baru baru ini.

    "Kami menduga kuat pihak panitia dan ULP tidak profesional dalam menetapkan pemenang. Nampak sekali ada 'main mata' dengan yang dimenangkan," ungkap salah satu peserta lelang pada media ini.

    Pria dengan perawakan sedang ini mengatakan, panitia lelang terlihat sangat jelas ingin menggugurkan mereka.

    Pihak panitia atau Kelompok Kerja memutuskan semua pemenang adalah mereka yang membuat penawaran tertinggi.

    Tidak hanya itu, panitia lelang juga menggugurkan perusahaan lain dengan alasan tidak melampirkan surat dari perusahaan atau distributor pipa berwarna biru.

    "Padahal kami sudah melampirkan surat dari perusahaan berstempel basah bahwa barang yang disiapkan berlabel SNI," ujar sumber.

    "Kami akan menyanggah dan akan kami kawal terus sampai akhir," tegasnya.

    Selain itu, pihak panitia juga membatalkan pengumuman kualifikasi untuk proyek pipa Desa Air Batu tanpa alasan yang jelas.

    "Padahal kami yang masukkan penawaran ada lima perusahaan, tiba tiba mereka batalkan. Kalau dibatalkan yang dirugikan masyarakat," Jelasnya.

    Sementara itu kepala ULP Merangin, Sibas, membenarkan bahwa ada Lima dari Enam paket Pipa yang sudah diumumkan pemenang.

    Namun dia mengakui tidak tahu persis persoalan dari perusahaan yang digugurkan.

    "Itu kan ada Pokja dan Ketua Pokja yang lebih tahu alasan mengapa mereka (perusahaan) digugurkan," Jawabnya.

    Selain itu soal proyek Pipa di Desa Air Batu, Sibas mengatakan alasan panitia karena sejumlah perusahaan tidak memenuhi syarat.

    "Tapi tanggal 18 Juli  ini akan kita tawarkan lagi," terangnya. (hen)

    Komentar

    Tampilkan